Tentang

profil-forsino

It start with one dormitory!

FORSINO adalah forum komunikasi eks Realino. Realino adalah nama dari sebuah asrama untuk mahasiswa pria di Yogyakarta. Didirikan pada tahun 1952, ditutup pada tahun 1991. Secara total ada sekitar 1400 mahasiwa yang telah dididik dalam 39 tahun keberadaannya. Tujuan mendirikan asrama adalah untuk mendidik mahasiswa dari Bangsa yang relatif muda pada saat itu menghayati lingkungan masyarakat kecil Indonesia sebenarnya, yang beragam suku, etnik, agama dan latar belakang. Ini adalah sebuah usaha untuk menghayati moto Bangsa Bhinneka Tunggal Ika dalam semboyan asrama, Sapientia et Virtus (Bijak & Bajik).

Misi

Para alumni asrama Realino sangat berkesan mengalami hidup bersama di Asrama. Hal itu mereka ungkapkan dengan bangga dan penuh haru di berbagai kesempatan. Dalam reuni di Solo pada 2015, penghayatan semboyan Asrama diungkapkan berupa pengalaman pribadi dan bersama.
Bahwa hidup secara bijak, dengan kejujuran, disiplin, rajin, bersahabat dengan sesama dan lingkungan telah bermuara pada kehidupan sukses. Banyak contoh kehidupan sukses diantara realinowan di berbagai bidang profesi sebagai Dokter, Guru Besar, Hakim, Pengacara, Konsultan, Pebisnis maupun Pegiat Sosial. Di bidang politik, pada saat ini ada realinowan menjadi Duta Besar, Menteri maupun anggota DPR.
Pertanyaan menggelitik muncul, seberapa jauh hidup bijak itu diaplikasikan secara kontekstual dan relevan dengan masalah hidup kekinian?
Saat ini bangsa dan negara kita masih dirundung kemiskinan, kesenjangan sosial-ekonomi, korupsi yang membahana, serta munculnya konflik horisontal, kerusakan lingkungan dan lain-lain.

Apakah para Realinowan ikut gelisah dan terdorong terlibat untuk mengatasinya? Atau cukup puas dengan sukses pribadi dan menikmati “zona nyaman”?
Secara pribadi, sebagian Realinowan telah melakukannya dalam suatu keterlibatan tertentu, dan itu semua baik adanya.

Namun, yang ingin diwujudkan selanjutnya adalah mengaktualkan potensi kebersamaan Warga Forsino menjadi kekuatan besar yang tertuju untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Memang menyatukan Warga Forsino dalam suatu aksi bersama tidak mudah, karena keberadaan mereka terpencar di berbagai tempat di dalam dan luar negeri, serta tersebar di berbagai profesi dan bidang kehidupan. Namun teknologi informasi telah menyatukan warga Forsino dalam semangat kebersamaan yang mengagumkan. Disamping itu, sukses perjalanan hidup dari kebanyakan Realinowan juga menjadi modal besar bagi Pengurus Forsino menggerakkan kepedulian kepada perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Program kerja FORSINO 2015-2018:
Menginventarisir kepakaran warga dan mensinergikan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, termasuk menggagas diskusi-diskusi dalam rangka ikut mencerdaskan bangsa.